:
Breaking News

Busairi Juara, Lomba Catur Antarinstansi Semarakkan HUT Ke-81 RI di Sumenep

top-news

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Puluhan pecatur dari berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, hingga lembaga vertikal beradu strategi dalam Lomba Catur yang digelar di teras Kantor Bupati Sumenep, Kamis (6/8/2026).

 

Sebanyak 76 peserta mengikuti turnamen yang berlangsung sejak pagi hingga sore. Mereka mewakili organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, instansi vertikal, serta lembaga negara. Pertandingan berlangsung ketat dengan setiap peserta mengandalkan kemampuan membaca posisi, mengatur tempo permainan, dan menyusun strategi di atas papan catur.

 

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI sekaligus menjadi ruang mempererat hubungan antarlembaga melalui olahraga yang mengedepankan kecermatan berpikir dan sportivitas.

 

Setelah melalui sejumlah babak pertandingan, Busairi, perwakilan Kecamatan Dasuk, keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Samlawi dari Kecamatan Raas, sedangkan peringkat ketiga ditempati Widi Kumudaskoro dari RRI Sumenep.

 

Adapun gelar Harapan I diraih Ghofur Imama dari Kecamatan Kota, Harapan II menjadi milik Sutrisno dari Polres Sumenep, dan Harapan III diraih Suwarno dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep.

 

Panitia Lomba Catur, Ali Arif, mengatakan turnamen berlangsung tertib dan lancar berkat tingginya semangat sportivitas seluruh peserta. Menurut dia, antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki tempat tersendiri di kalangan aparatur pemerintahan maupun instansi lainnya.

 

"Syukurlah lomba catur tahun ini kembali terlaksana dengan tertib dan lancar berkat semangat kebersamaan dan sportivitas semua peserta di momentum kemerdekaan tahun ini," ujarnya.

 

Ali menuturkan, lomba catur telah menjadi agenda rutin menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Hampir setiap tahun, OPD, kecamatan, hingga berbagai instansi mengirimkan wakil terbaiknya untuk bersaing dalam turnamen tersebut.

 

Menurutnya, catur bukan sekadar olahraga kompetitif, tetapi juga sarana melatih kemampuan berpikir sistematis, kesabaran, serta ketangguhan dalam mengambil keputusan.

 

"Diharapkan lomba catur menjadi agenda rutin, sebab bermain catur mengajarkan kita berpikir taktis, sabar, dan pantang menyerah, sama seperti semangat para pejuang dahulu," katanya.

 

Selain melahirkan para juara, turnamen ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi antarpeserta dari berbagai instansi. Di tengah kesibukan menjalankan tugas masing-masing, papan catur menjadi ruang yang menyatukan kompetisi sehat dengan semangat kebersamaan, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *